Minggu, 16 Juli 2017

Duri yang Indah

Img : vilolou

Assalamualaikum ☺☺

Hari ke-12 DWC Jilid 7, saya ingin membahas satu tanaman yang saya suka karena cara hidup tanaman tersebut, tapi sayang sekarang engga punya tanamannya ... Yaitu tanaman kaktus. Siapa sih yang engga tau kaktus ?? yang belum tau sekarang saya mau bahas sedikit tentang tanaman itu, semoga bermanfaat. ☺
Kaktus adalah nama yang diberikan untuk anggota tumbuhan berbunga famili Cactaceae. Kata jamak untuk kaktus adalah kakti. Kaktus itu hidup dengan banyak keistimewaan, ciri-ciri kaktus di antaranya :
1.      Kaktus dapat tumbuh pada waktu yang lama tanpa air.
  1. Kaktus biasa ditemukan di daerah-daerah yang kering (gurun). 
  2. Kaktus memiliki akar yang panjang untuk mencari air dan memperlebar penyerapan air dalam tanah.
  3. Air yang diserap kaktus disimpan dalam ruang di batangnya.
  4. Kaktus juga memiliki daun yang berubah bentuk menjadi  duri sehingga dapat mengurangi penguapan air lewat daun.
  5. Oleh sebab itu, kaktus dapat tumbuh pada waktu yang lama tanpa air. 
(Wikipedia.org)
     
Dari kebanyakan orang mungkin menyukai tanaman yang indah, cantik, dan wangi. Tapi kenapa saya suka kaktus? Segala sesuatu yang disukai pasti ada alasnnya. Banyak alasan mengapa saya menyukai kaktus, dari beberapa filosofi tentang kaktus saya semakin suka dengan tanaman tersebut. 
      Yang pertama :

Kaktus Si Kuat
Kaktus itu kuat, ia dapat bertahan di keringnya gurun. Memang sesuatu yang diciptakan pasti ada alasannya. begitupun dengan kaktus, mengapa ia begitu kuat bertahan di keringnya gurun? Karena ia memiliki akar yang panjang untuk mencari air dan mempunyai lapisan lilin yang berguna untuk mengurangi penguapan. 

Kaktus Yang Mandiri
Karena kemampuannya dalam mengatur cadangan air dalam dirinya, kaktus menjadi tanaman yang tak butuh banyak perhatian ekstra, seperti harus disiram atau diberi pupuk setiap hari. Bahkan kaktu jika disiram setiap hari ia akan mati. 

Kaktus Yang Istimewa
 Inilah yang membuat kaktus istimewa selain dengan durinya. Duri dalam kaktus memang mengganggu, terkadang menyakiti tangan-tangan yang menyentuhnya, dan itulah keistimewaanya. Kaktus indah dengan caranya sendiri, bertahan dengan kekuatannya sendiri.
Selain duri, bunga kaktus juga sangat istimewa. Bunga? Memangnya kaktus berbunga? Ya ... Kaktus berbunga dan itupun sangat jarang, maka dari itu bunga kaktus istimewa. Butuh waktu yang panjang untuk kaktus berbunga, dan butuh kesabaran. 
Cukup deh tentang kaktusnya kali ini. Tak banyak yang bisa saya ceritakan, semoga bermanfaat. Jadilah seperti kaktus yang dapat bertahan dengan caranya sendiri, tak peduli ia akan dibenci dengan durinya. Jadilah indah dengan kesabaran yang kita punya. Semangat dalam menghadi setiap kesulitan yang ada ... Terima kasih 

#30DWCJilid 7 #30DWC #Squad6 #Day12

Kamis, 13 Juli 2017

Prestasi bukan Sensasi

Jangan hanya mencari sensasi
Tapi buatlah prestasi
-Man

     Kata-kata di atas adalah motto yang saya buat entah kapan.  Mungkin saat saya SMK? Entahlah saya lupa.  Motto tersebut tak pernah hilang dari fikiran saya. 
     Karena mengapa?  Saya sudah terlalu lelah melihat orang-orang yang terus menerus mencari sensai. Membesarkan hal-hal kecil, yang seharusnya tidak perlu diperumit. Terlalu mengagung-agunggkan sesuatu, dan banyak hal lainnya. 
     Bagi beberapa orang memang mudah dalam hal berbicara dan menarik perhatian orang lain. Kenapa tidak dimanfaatkan lebih jauh??? Dari pada hanya untuk membicarakan hal yang bahkan membuat orang lain sakit hati, begosip, beropini yang bahkan menjurus mengkritik tanpa solusi. Hanya mengkritik. 
     Beruntunglah kalian yang memiliki kelebihan berbicara di depan umum dengan baik. Karena tak semua orang bisa seperti itu. 
     Tapi seharusnya kelebihan itu diimbangi juga dengan pengetahuan yang luas, agar apa yang kamu bicarakan lebih memiliki arti dan dapat berbagi ilmu dengan yang lain. 
     Heyy kalian... Bersyukurlah atas apa yang kalian miliki. Dari pada terus mencaci dan memaki yang lain. Berusahalag untuk tidak menyakiti yang lain dengan kata-katamu. Jangan hanya sibuk mencari sensasi sana-sini. Lebih baik cari ilmu sebanyak-banyaknya untuk berprestasi. 

Dari sahabatmu
Yang terlalu lelah meilhatmu seperti itu

Tangerang
13.07.2017
A. Yuluan

Senin, 10 Juli 2017

Merindukanmu

Kamu tau?  Jarak dan waktu
Takkan pernah menghentikanku
Untuk tetap merindu

Melihat nama mu di kontakku
Membuat hati ini berdesir
Berdetak dengan cepat
Seakan ingin meloncat

Aku ini si pemalu
Yang tak berani mengucap rindu
Hanya pada sebuah buku
Aku berani mengadu
Mengungkap segala resah untuk dirimu

Ahh. . . Andai semudah itu menghubungimu
Aku takkan terus menerka
Terus membayangkan sosok dirimu yang membuatku rindu

Apa kabar kamu di sana?
Kulihat kamu tampak baik-baik saja
Namun aku tak tahu apa yang kamu rasa
Sedihh? Bahagia? Atau kecewa?
Ku harap kamu selalu bahagia

Teruntuk kamu orang yang ku rindu
Tetaplah disana,  ditempat aku bisa melihatmu
Melihatmu dari sudut yang tak pernah kau temukan
Jangan menghilang tiba-tiba
Karna membuatku menggila

Aku di sini akan tetap menunggu
Menunggu saat-saat dimana
Aku dan kamu bisa bertemu tanpa penghalang jarak dan waktu

Walau ku tahu
Ini semua hanya sebuah ilusi
Ilusi yang ku buat tentang dirimu

Berbahagialah atas pilihanmu
Dan satu hal yang pasti
Aku di sini selalu menantikanmu

Tangerang,
11 Juli 2017
A. Yulian

#30DWC #Jilid7 #30DWCJilid7 #squad6 #day6

Minggu, 09 Juli 2017

Masih Ada Harapan

Hari di mana semua yang telah Kamu capai menghilang
Semua yang telah Kamu dapatkan menjauh
Memburam dan tak teraba sama sekali
Hari ketika semua yang kamu lakukan hanya terlihat sia-sia dan percuma

Lalu apa yang harus dilakukan?
Menyerah? Dan melepas segalanya?
Jika menyerah adalah pilihan
Itu adalah pilihan yang sangat buruk

Jika ada yang bilang 'Ikuti saja alurnya, seperti air mengalir. '
Namun menurutku jangan!
Mengapa?
Karena itu akan membuatmu melemah
Tak mau barusaha lebih keras dari sebelumnya
Hanya mengikuti alurnya tanpa mau merubahnya

Kita memang tak bisa merubah takdir kita
Tapi kita dapat mengusahakan nasib kita
Lantas jangan cepat menyerah
Tetaplah barusaha, berikhtiar dan serahkan hasilnya kepada Allah SWT

Jangan terpaku dalam kegagalan
Cobalah keluar sebagai pejuang
Jangan terus mertapi kegagalan
Carilah pintu lain untuk tetap berjuang

Seperti kata pepatah.

"Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup, sehingga tidak dapat melihat pintu lain yang dibukakan untuk kita."

Tetaplah berjuang walaupun sulit
Tetap bertahan meskipun sakit
Karena apa yang kamu lakukan saat ini
Akan kamu terima hasilnya di kemudian hari

Semangat kuatkan niat
Tetap berdoa, berikhtiar dan tawakal

Tangerang, 10 Juli 2017
A. Yulian


#30DWC #30DWCJilid7 #day5 #squad6

Sabtu, 08 Juli 2017

Sorry. . . No Wi-Fi. Talk to each other

Assalamualaikum Darla....
     Hari ke-4 di 30 Days writing challenge ini masih bertahan. Walaupun sedikit minder karena tulisan fighter yang lain sangat luar biasa. Tapi itu bukan alasan untuk saya menyerah atau berhenti, malah membuat saya lebih semangat untuk lebih giat lagi menulis. 
     Dan kali ini ada keresahan yang amat sangat saya resahkan dalam kehidupan sosial ini. Pernah dengar istilah generasi menunduk?  Generasi pengikut?  Dan lain semacamnya. Maksudnya di sini adalah tentang interaksi sosial yang semakin banyak tuntutan dan halangan. 
     Mengapa saya bilang begitu?  Karena saya merasa untuk berinteraksi secara langsung saat ini terlalu sulit. Banyak orang di sekitar kita terlalu malas menyapa jika bukan ke orang yang dekat dengan kita, banyak orang yang lebih memilih berinteraksi dengan Dia yang jauh di sana melalui smart phone  nya dari pada berbicara dengan orang di sampingnya. Miris memang. 
     Ada dua kejadian membekas di fikiran saya. Pertama ketika saya pulang kerja dan naik angkot, saat itu angkot dalam keadaan tak ada penumpang. Tak lama setelah saya naik ada seorang wanita yang sepertinya pulang kerja juga naik. Orang itu sempat melirik ke arah saya, dan saya mencoba tersenyum ke wanita tersebut.  Tapi wanita itu mengalihkan pandangannya tanpa membalas senyum saya, lalu tenggelam dengan hp nya. Saat itu saya berfikir 'oh mungkin orang itu tidak lihat saya tersenyum, makanya saya diabaikan'. 
     Dan selang beberapa waktu ada seorang Ibu dengan menggendong anaknya dan membawa tas yang cukup besar naik.  Ibu itu sedikit kesulitan saat akan masuk, dan karena posisi saya persis di depan pintu saya mencoba membantu ibu itu memasukkan tasnya. Dan lagi-lagi wanita itu acuh  dan hanya melirik, walaupun posisinya ada di samping pintu dan lebih dekat dari pintu angkot. 
     Kejadian kedua, ketika saya sedang menunggu kakak saya, saya duduk di sebuah taman. Kurang lebih hampir selama 4 jam saya menunggu di sana sendiri. Tapi tiba-tiba ada seorang bapak duduk tak jauh dari saya. Dan sebuah percakapan pun terjadi hingga sebuah pertanyaan terucap dari beliau, "Selama 4 jam nunggu sendiri di sini engga ada yang nyapa neng?". Di situ saya hanya bisa tersenyum dan bilang tidak ada. Beliau pun berdecak dan mengatakan jika zaman sekarang orang terlalu malas berkenalan dengan orang baru kecuali ia tertarik dengan orang itu. Dan saya membenarkan ucapan beliau. 
     Begitulah dua kejadian yang sangat saya ingat. Mengapa hal ini bisa terjadi? Bukankah manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan interaksi terhadap orang lain. Memang berinteraksi bisa menggunakan hp atau media lainnya. Tapi apa salahnya jika bisa berinteraksi secara langsung. Seperti pepatah, 'mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat' inilah keadaanya saat ini. Membuat tembok tak kasat mata di sekeliling kita. 
     Memang seharusnya kita tak langsung percaya jika ada orang baru yang tak kita kenal. Bukan berarti kita langsung menjauh dan berfikir negatif tentang orang asing. Yang kita butuhkan adalah bersikap tenang,  tetap waspada dan memillih topik apa yang boleh ataupun tidak dibicarakan dengan orang yang baru kita kenal. 
     Dicukupkan saja kali ini, karena sudah semakin bercabang pikiran saya hehe. Mungkin lain kali saya akan melanjutkan topik ini. Karena sedikitnya masih ada yang belum saya tulis hehe. Ambil positif dan buang negatifnya dari cerita saya di atas.  Sekian dan terima kasih.
Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dari seseorang yang sedang galau
A. Yulian
03.47 WIB
09.07.2017


#30DWC #Jilid7 #30DWCJilid7 #Day4 #Squad6

Jumat, 07 Juli 2017

Apresiasi

    


     Setiap manusia pasti selalu ingin berkarya dalam hidupnya, baik dalam bidang tarik suara,  grafis, bermain peran ataupun yang lainnya. 
     Setiap individu pasti mempunyai keinginan untuk membuat sebuah karya yang besar dan bermanfaat bagi orang di sekitarnya. 
     Tapi ada satu hal yang sering dilupakan dalam sebuah karya, yaitu sebuah pengapresiasian dari karya tersebut. . . Untuk apa apresiasi itu?  Apa pentingnya apresiasi??  Sebelumnya mari kita bahas apa itu apresiasi. 
     Apresiasi berasal dari Bahasa Latin yakni appretiatus yang artinya penilaian atau penghargaan. Appreciate dalam Bahasa Inggris berarti menentukan nilai, melihat karya, menikmati lalu menyadari keindahan karya seni tersebut dan menghayati.(www.gurupendidikan.com)
     Maka dari itu sebuah apresiasi itu sangat penting dalam sebuah karya. Mengapresiasi kita dapat menambah pengetahuan tentang karya tersebut, dan apabila karya kita mendapatkan apresiasi dari orang lain itu akan meningkatkan kreatifitas dan semangat untuk mengasilkan sebuah karya yang lebih baik lagi. 
     Tujuan saya menulis tentang apresiasi ini tidak terlalu jauh,  hanya ingin sekedar memberitahukan bahwa menilai dan menghargai itu sangat penting.  Bukan untuk mengetahui siapa yang lebih unggul, tapi untuk lebih mengetahui seperti apa karya kita di mata orang lain agar kedepannya kita dapat berkarya dengan lebih baik lagi. 
     Pada akhirnyaa saya ingin sedikit menyampaikan bahwa sebuah karya dinilai tidak harus dengan angka, dihargai tidak harus dengan uang. Tapi dengan masukan-masuka yang terkait dengan karya tersebut.  
     Tetaplah berkarya tanpa henti. Tidak perlu berbakat dulu untuk berkarya. Cukup dengan semangat juang yang tinggi dan terus mencoba tanpa takut karyamu tak diminati.  Semangat. . . Jadilah hebat atas dirimu sendiri, dan jangan lupa terapkan apresiasi dalam kehidupan sehari hari. 

Tangerang
08.09.2017
A. Yulian

#30DWC #30DWCJilid7 #day3 #squad6

Kamis, 06 Juli 2017

Menangis sendiri, Tertawa bersama

“Tertawalah, seisi dunia akan tertawa bersamamu; jangan bersedih karena kau hanya akan bersedih sendirian.”

-Andrea Hirata  



Waktu takkan berhenti
Seiring dengan keinginan hati
Berlalu tanpa meragu
Terlewati tanpa menunggu

Hayyy kamuu... Iya kamuu
Jangan terus bersedih
Tersenyumlah...
Seolah-olah hidupmu hanya penuh dengan kebahagiaan

Jangan terus perlihatkan tangismu pada dunia
Bukan tak ingin dianggap lemah
Tapi buktikan bahwa kamu cukup kuat
Dalam menghadapi semua persoalan ini
Bukan berarti sok tegar
Sok kuat seolah-olah kamulah yang terhebat
Tapi ini semua untuk dirimu sendiri

Mungkin ada yang berfikir:
"Buat apa menangis sendirian? jika banyak teman yang mampu menghibur? Itu hanya terlihat menyedihkan! "

Mungkin saat ini jawabanya adalah " ya kamu benar!"
Tapi esok? Lusa? Seminggu? Sebulan? Bahkan setahun kemudian?

Hidup ini berputar
Tak selamanya mereka di sampingmu
Mendekapmu disaat kamu terjatuh
Mungkin ada saatnya kamu sendiri
Hanya bertemankan sepi
Tak ada penghibur dalam laramu

Lalu apa kamu hanya merenung?
Meratapi dan meraung-raung sendiri?
Tak ada tangan yang terulur
Untuk membantumu bangkit

Maka dari itu bertahaplah
Bertahap membangun sebuah kekuatan
Ketabahan hati untuk menghadapi
Segala akhir nanti

Karna jika bukan dirimu sendiri
Siapa yang akan membantu?
Bahkan sekalipun ada yang mengulurkan tangannya dan membantumu
Tapi dirimu sendiri tak berkeinginan
Tak ada semangat untuk bangkit
Hanya menjadi sosok yang terus meratapi nasib
Kamu tetap tak bisa bangkit dan terus maju

Tetaplah tersenyum
Berikan warna pada dunia
Bukan hanya hitam dan putih
Ikhlas dan serahkan segalanya pada Yang Maha Kuasa

Jadilah sosok kuat dalam dirimu sendiri
La Tahzan Innallaha Ma'ana
"Jangan bersedih, Sesungguhnya ALLAH bersama kita."

On fire ✌✌
Dari sahabatmu
Yang ingin melihatmu tersenyum

A. Yulian
07.07.2017

#30DWC #30DWCJilid7 #Day2 #Squad6





Rabu, 05 Juli 2017

Intip Sedikit

Assalamualaikum Darla ☺


   Setelah sekian lama memantapkan hati dan menguatkan niat. Akhirnya ikut juga dalam 30DWC Jilid7 ini. Sebelumnya untuk mengawali hari-hari penuh tantangan ini,  saya ingin memperkenalkan diri terlebih dahulu. Seperti kata pepatah 
"Tak kenal maka tak sayang," 
giliran udah sayang malah dibuang #ehh hehehe, intinya untunk mengawali 30DWC ini saya mau mengenalkan diri terlebih dahulu.

     Nama saya Amanda Yuliana,  biasa dipanggil Manda atau Man. Anak ke-2 dari 4 bersaudara, yang lahir di Kota Tangerang pada Tanggal 9 Juli 1997 (sebentar lagi nih, Jangan lupa doanya hihi 😂😂). Awalnya saya salah satu mahasiswa keperawatan semester 3 yang lagi cuti, dan sekarang sedang bekerja.

     Kata orang-orang terdekat saya ini pendiam. Hemmm. . . Iya sih,  tapi engga juga Kok sekarang saya udah meningkatkan intensitas berinteraksi ke orang lain sebaik mungkin. Hehe

     Hemm... Kesukaan Saya Itu baca novel/ebook/wattpad/tetnangPuisi, tukang edit gambar,  naik gunung (!), dan banyak 😂. Karena banyaknya kesukaan ini, saya jadi mempunyai banyak keinginan yang terkadang buat saya galau sendiri -.- karna banyaknya mimpi-mimpi indah yang selalu terbayang tiap malam tiba. Tapi menceritakan tentang mimpi bukan sekarang saatnya, mungkin di part selanjunya heheh...

   Mungkin cukup untuk perkenalannya,  singkat yahh? Bangettt. . . Tapi ga apa-apa sering berjalannya waktu kita pasti semakin dekat heheh.  Sudah lewat tengah malam juga, jadi sampai jumpa besokk 😆😆😆😆



Salam inspirasi
Dari seorang amatir yang sedang berjuang
Amanda Y.

Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

#30DWC #Jilid7 #Day1 #Squad6