Assalamualaikum Darla....
Dari seseorang yang sedang galau
A. Yulian
03.47 WIB
09.07.2017
#30DWC #Jilid7 #30DWCJilid7 #Day4 #Squad6
Hari ke-4 di 30 Days writing challenge ini masih bertahan. Walaupun sedikit minder karena tulisan fighter yang lain sangat luar biasa. Tapi itu bukan alasan untuk saya menyerah atau berhenti, malah membuat saya lebih semangat untuk lebih giat lagi menulis.
Dan kali ini ada keresahan yang amat sangat saya resahkan dalam kehidupan sosial ini. Pernah dengar istilah generasi menunduk? Generasi pengikut? Dan lain semacamnya. Maksudnya di sini adalah tentang interaksi sosial yang semakin banyak tuntutan dan halangan.
Mengapa saya bilang begitu? Karena saya merasa untuk berinteraksi secara langsung saat ini terlalu sulit. Banyak orang di sekitar kita terlalu malas menyapa jika bukan ke orang yang dekat dengan kita, banyak orang yang lebih memilih berinteraksi dengan Dia yang jauh di sana melalui smart phone nya dari pada berbicara dengan orang di sampingnya. Miris memang.
Ada dua kejadian membekas di fikiran saya. Pertama ketika saya pulang kerja dan naik angkot, saat itu angkot dalam keadaan tak ada penumpang. Tak lama setelah saya naik ada seorang wanita yang sepertinya pulang kerja juga naik. Orang itu sempat melirik ke arah saya, dan saya mencoba tersenyum ke wanita tersebut. Tapi wanita itu mengalihkan pandangannya tanpa membalas senyum saya, lalu tenggelam dengan hp nya. Saat itu saya berfikir 'oh mungkin orang itu tidak lihat saya tersenyum, makanya saya diabaikan'.
Dan selang beberapa waktu ada seorang Ibu dengan menggendong anaknya dan membawa tas yang cukup besar naik. Ibu itu sedikit kesulitan saat akan masuk, dan karena posisi saya persis di depan pintu saya mencoba membantu ibu itu memasukkan tasnya. Dan lagi-lagi wanita itu acuh dan hanya melirik, walaupun posisinya ada di samping pintu dan lebih dekat dari pintu angkot.
Kejadian kedua, ketika saya sedang menunggu kakak saya, saya duduk di sebuah taman. Kurang lebih hampir selama 4 jam saya menunggu di sana sendiri. Tapi tiba-tiba ada seorang bapak duduk tak jauh dari saya. Dan sebuah percakapan pun terjadi hingga sebuah pertanyaan terucap dari beliau, "Selama 4 jam nunggu sendiri di sini engga ada yang nyapa neng?". Di situ saya hanya bisa tersenyum dan bilang tidak ada. Beliau pun berdecak dan mengatakan jika zaman sekarang orang terlalu malas berkenalan dengan orang baru kecuali ia tertarik dengan orang itu. Dan saya membenarkan ucapan beliau.
Begitulah dua kejadian yang sangat saya ingat. Mengapa hal ini bisa terjadi? Bukankah manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan interaksi terhadap orang lain. Memang berinteraksi bisa menggunakan hp atau media lainnya. Tapi apa salahnya jika bisa berinteraksi secara langsung. Seperti pepatah, 'mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat' inilah keadaanya saat ini. Membuat tembok tak kasat mata di sekeliling kita.
Memang seharusnya kita tak langsung percaya jika ada orang baru yang tak kita kenal. Bukan berarti kita langsung menjauh dan berfikir negatif tentang orang asing. Yang kita butuhkan adalah bersikap tenang, tetap waspada dan memillih topik apa yang boleh ataupun tidak dibicarakan dengan orang yang baru kita kenal.
Dicukupkan saja kali ini, karena sudah semakin bercabang pikiran saya hehe. Mungkin lain kali saya akan melanjutkan topik ini. Karena sedikitnya masih ada yang belum saya tulis hehe. Ambil positif dan buang negatifnya dari cerita saya di atas. Sekian dan terima kasih.
Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuhDari seseorang yang sedang galau
A. Yulian
03.47 WIB
09.07.2017
#30DWC #Jilid7 #30DWCJilid7 #Day4 #Squad6
0 komentar:
Posting Komentar